Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan tengah melakukan transformasi fundamental dalam pola komunikasi publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, Pemkab menyadari bahwa penyampaian program kerja pemerintah tidak lagi bisa dilakukan secara kaku dan satu arah.
Melalui penguatan kanal media sosial resmi, Pemkab berkomitmen mengubah kesan “formalitas” menjadi informasi yang hidup, interaktif, dan mudah dipahami, terutama oleh kaum milenial serta Generasi Z di Kabupaten Pacitan.
Membuka Ruang Dialog Melalui PacitanToday
Tantangan terbesar dalam mengelola media sosial pemerintah adalah kesenjangan pemahaman audiens. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Pacitan mengambil langkah berani dengan membuka ruang dialog yang lebih terbuka melalui kanal PacitanToday. Strategi ini menempatkan pemerintah tidak hanya sebagai pemberi informasi, tetapi juga sebagai pendengar yang responsif.
Kabid Informasi Diskominfo Pacitan, Ria Anggara Purna, menjelaskan bahwa masyarakat kini diberikan keleluasaan untuk bertanya, mengonfirmasi, atau menyampaikan kendala terkait program pemerintah secara langsung melalui layanan admin.
“Kami menyadari tingkat pemahaman setiap orang terhadap informasi di media sosial berbeda-beda. Oleh karena itu, kami membuka akses tanya jawab langsung. Apapun informasi yang ingin diketahui masyarakat, semua bisa ditanyakan melalui layanan admin PacitanToday,” ungkap Ria, Kamis (19/02).
Konten Kreatif sebagai Standar Baru
Selain interaktivitas, Pemkab Pacitan menetapkan standar baru dalam penyajian konten visual. Agar tetap relevan dengan selera anak muda, informasi teknis pemerintahan kini dikemas dengan sentuhan kreativitas yang segar tanpa menghilangkan esensi transparansi dan edukasi.
Beberapa standar baru yang diterapkan meliputi:
* Produksi Flyer Informatif: Mengubah data teknis yang rumit menjadi desain grafis estetik, bersih, dan mudah dibagikan (shareable).
* Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Kreatif: Pembuatan konten video dengan teknik penceritaan (storytelling) yang luwes, sehingga pesan edukasi tersampaikan tanpa kesan menggurui.
“Fokus kami adalah menghadirkan ide-ide segar, mulai dari desain flyer yang menarik hingga iklan layanan masyarakat dengan kemasan yang lebih disukai khalayak luas, khususnya kaum Gen Z,” tambah Ria.
Upaya ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Pacitan untuk membangun kepercayaan publik (public trust).
Dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas, pemerintah berharap program daerah tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dan didukung oleh generasi muda sebagai motor penggerak digital saat ini. (Mg/DiskominfoPacitan)