Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Kominfo Pacitan

Transformasi Digital Pacitan: Hadirkan Layanan Aduan Cepat ‘Pacitan Today’ dan Perkuat Literasi Internet Sehat

Share your love

PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan terus melakukan akselerasi di bidang teknologi informasi guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Menjawab tantangan birokrasi yang sering dianggap kaku, Pemkab Pacitan kini mengedepankan inovasi Pacitan Today sebagai kanal primadona untuk menampung keluhan dan aspirasi warga secara real-time.

Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, sekaligus membangun ekosistem digital yang sehat di wilayah berjuluk “Kota 1001 Goa” tersebut.

Selama ini, masyarakat memiliki akses ke kanal pengaduan nasional, SP4N LAPOR. Namun, pemerintah menyadari adanya kendala psikologis dan teknis di lapangan. Prosedur pada sistem tersebut dinilai cukup rumit karena masyarakat diwajibkan mengisi berbagai formulir administratif yang mendetail sebelum aduan diproses.

Menanggapi hal tersebut, inovasi Pacitan Today hadir sebagai solusi jalan pintas yang lebih humanis.

“Kita memiliki inovasi Pacitan Today.Dirancang agar aduan masyarakat—sekecil apa pun—bisa langsung dijawab saat itu juga. Intinya, kita ingin memangkas prosedur yang panjang agar warga tidak perlu menunggu terlalu lama,” ungkap Ria Anggara Purna, Kabid Informasi, dalam keterangannya, Kamis (20/02/2026).

Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah, mulai dari pelaporan infrastruktur rusak hingga saran terkait layanan publik di tingkat kecamatan.

Edukasi Literasi Digital dan Dampak Sosial

Sejalan dengan kemudahan akses internet, Pemkab Pacitan juga menaruh perhatian serius pada dampak sosial yang ditimbulkan. Pesatnya arus informasi di media sosial membawa tantangan baru, mulai dari ancaman jeratan hukum hingga degradasi ekonomi akibat aktivitas negatif.

Pemerintah secara tegas mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan bijak dalam menggunakan perangkat digital. Terdapat tiga fokus utama yang menjadi harapan pemerintah bagi warga Pacitan:

1. Literasi Hukum dan Etika Bermedia Sosial
Di era digital, fenomena “memviralkan” sesuatu menjadi tren yang sulit dibendung. Namun, setiap unggahan memiliki konsekuensi hukum sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Jangan sampai terbawa arus negatif. Ingat, ada aturan hukum yang bisa menjerat pelaku jika tidak bijak bersosial media,” tegas Ria.

2. Memerangi Judi Online dan Game Berlebihan
Pemerintah secara khusus menyoroti maraknya judi online (judol) yang kian meresahkan karena merusak tatanan ekonomi keluarga. Warga diminta menjauhi segala bentuk perjudian digital dan mengurangi penggunaan game online yang tidak produktif.

3. Mendorong Ekonomi Kreatif Digital
Sebaliknya, masyarakat didorong memanfaatkan internet sebagai ladang penghasilan melalui marketplace dan media sosial untuk memasarkan produk lokal Pacitan.

Melalui integrasi layanan aduan cepat dan edukasi literasi digital yang masif, Pemkab Pacitan berharap internet bukan lagi menjadi ancaman, melainkan instrumen kemajuan. (Mg/DiskominfoPacitan).

Stay informed and not overwhelmed, subscribe now!